Shalat, sebagai salah satu rukun Islam yang fundamental, memiliki peran sentral dalam kehidupan umat Muslim. Dalam menjalankan shalat, terdapat beberapa perkara yang awalnya dianggap sunnah, namun sebenarnya memiliki kedudukan yang mendekati wajib. Mari kita telusuri lebih dalam mengenai hal ini.

Sunnah dan Wajib dalam Shalat: Sebuah Penjelasan

Istilah ‘sunnah’ merujuk pada segala sesuatu yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, baik dalam bentuk perkataan, perbuatan, maupun ketetapan beliau. Sementara itu, ‘wajib’ mengacu pada segala sesuatu yang harus dilakukan oleh umat Muslim, berdasarkan nash-nash yang memerintahkan pelaksanaannya dan ancaman bagi yang meninggalkannya. Dalam konteks shalat, sunnah adalah perbuatan atau ucapan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW saat shalat, sedangkan wajib merupakan bagian dari syarat-syarat sahnya shalat.

Terdapat beberapa perkara sunnah yang memiliki kedudukan yang mendekati wajib dalam shalat. Berikut ini beberapa di antaranya:

Sujud Sahwi: Memperbaiki Kekhilafan dalam Shalat

Sujud sahwi adalah sujud tambahan yang dilakukan jika terjadi kesalahan dalam pelaksanaan shalat. Meskipun disebut sunnah, sujud sahwi dianggap mendekati wajib karena Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya sujud sahwi itu adalah dari pada apa yang sudah tertinggal (peninggalan kesalahan-kesalahan shalat).” (HR. Bukhari). Hal ini menunjukkan pentingnya sujud sahwi dalam menyempurnakan shalat yang terlanjur terdapat kesalahan.

Takbiratul Ihram: Memulai Shalat dengan Kebesaran Allah

Takbiratul ihram adalah rukun yang mengawali shalat, menandakan dimulainya ibadah kepada Allah SWT. Takbiratul ihram dianggap mendekati wajib karena merupakan tanda dimulainya shalat dan pengagungan terhadap Allah SWT.

Membaca Al-Fatihah: Inti dari Shalat

Membaca surat Al-Fatihah dalam setiap rakaat shalat wajib merupakan hal yang dianggap mendekati wajib. Al-Fatihah adalah inti dari shalat, memuat pujian, permohonan, dan pengakuan keesaan Allah SWT.

Duduk di Antara Dua Sujud: Ketenangan dan Kekhusyukan

Duduk di antara dua sujud merupakan bagian dari rukun shalat dan dianggap mendekati wajib. Rasulullah SAW bersabda, “Rukun-rukun shalat ada 6, yaitu niat, takbiratul ihram, rukuk, sujud, duduk diantara 2 sujud, dan tuma’ninah dalam setiap gerakan itu.” (HR. Bukhari). Duduk di antara dua sujud memberikan kesempatan bagi umat Muslim untuk merenung dan meningkatkan kekhusyukan dalam shalat.

Tasyahud Akhir: Penutup Shalat yang Penuh Makna

Tasyahud akhir adalah bagian dari shalat yang dianggap mendekati wajib karena merupakan tanda berakhirnya shalat dan berisi syahadat serta shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Menjaga Kesempurnaan Shalat: Sebuah Kewajiban

Dalam menjalankan shalat, umat Muslim perlu memahami pentingnya menjalankan seluruh perkara sunnah yang mendekati wajib. Hal ini dikarenakan perkara-perkara tersebut memiliki peran penting dalam menyempurnakan shalat dan meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT. Dengan menjalankan shalat secara sempurna, kita dapat meraih keutamaan dan keberkahan dari Allah SWT.

Categorized in:

Blog,

Last Update: 4 Mei 2024