Hasil Dari Pertemuan Presiden Jokowi Dan Presiden Zelensky Di Ukraina, Selengkapnya

Sarjanakucing21 - Setelah menempuh hampir 13 jam perjalanan kereta via Polandia, Presiden Joko Widodo akhirnya tiba di Kyiv, Ukraina, dan disambut oleh Presiden Volodymyr Zelensky di Istana Maryinsky, Rabu (29/6).
Zelensky menyambut Jokowi di pintu masuk istana sekitar pukul 15.00 waktu setempat.

Dikutip dari CNNindonesia.com, "Setelah penyambutan, kedua pemimpin negara tersebut masuk ke dalam Istana untuk melakukan sesi foto bersama dan dilanjutkan pertemuan tete-a-tete," demikian pernyataan Setpres.

Jokowi dan Zelensky juga sempat blusukan ke Kota Irpin dan mengunjungi sebuah rumah sakit yang merawa korban perang di Kyiv.

BACA JUGA: Izin Usaha Seluruh Outlet Holywings Di DKI Jakarta Resmi Dicabut, Selengkapnya

Selama pertemuan berlangsung, ada setidaknya empat hal utama yang dibicarakan Jokowi dan Zelensky.

1. Dorong Perdamaian

Misi utama Jokowi berkunjung ke Ukraina adalah mendorong dialog perdamaian antara Kyiv dengan Rusia.

Terlepas dari invasi Rusia yang kian menggila di Ukraina yang telah berlangsung 4 bulan lebih, Jokowi menilai dialog perdamaian tetap menjadi urgensi penyelesaian konflik antara kedua negara.

BACA JUGA: Kisah Seorang TKW Asal Indonesia Yang Melayani 2 Majikannya Sekaligus Sampai Salah Kamar, Selengkapnya

"Meskipun sangat sulit dicapai, saya menyampaikan pentingnya resolusi perdamaian," ucap Jokowi usai bertemu Zelensky.

2. Bawa Pesan Untuk Putin

Jokowi mengatakan dia menawarkan diri sebagai pembawa pesan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin, dalam pertemuannya dengan Zelensky.

Setelah mengunjungi Ukraina, Jokowi memang akan langsung bertolak ke Rusia untuk bertemu dengan Putin di Moskow.

BACA JUGA: Kisah Seorang TKW Indonesia, Terus Digoda Anak Majikan Yang Masih Kuliah, Akhirnya TKW Lakukan Ini

"Dalam kaitan ini (mendorong perdamaian), saya menawarkan diri untuk membawa pesan dari Presiden Zelensky untuk Presiden Putin yang akan saya kunjungi segera," kata Jokowi saat menyampaikan pernyataan pers bersama Presiden Zelensky seperti dikutip Reuters.

Meski begitu, tidak jelas apa respons Zelensky terhadap Jokowi setelah sang presiden RI mengatakan itu. Tak jelas pula apakah Zelensky menitipkan pesannya kepada Jokowi untuk Putin.


Dalam pertemuan itu, Jokowi juga mengundang Zelensky hadir di pertemuan puncak (KTT) G20 di Bali pada November mendatang.
Zelensky pun menerima undangan Jokowi dan bersedia hadir dalam forum itu.

Kendati demikian Zelenskymasih menimbang kehadirannya tergantung pada tamu yang akan hadir. Mengacu pada kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin.

BACA JUGA: Ruben Onsu Mengaku Kondisinya Kesehatannya Perlahan Mulai Membaik, Selengkapnya

"Tentu saja saya menerima undangan itu. Partisipasi Ukraina akan tergantung pada situasi keamanan di negara itu dan pada komposisi peserta KTT," kata Zelensky setelah pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Kyiv, Ukraina, seperti dikutip AFP, Rabu (29/6).

4. Harga Pangan Dan Energi

Kenaikan harga pangan dan energi global imbas perang Rusia vs Ukraina juga menjadi topik pembicaraan Jokowi dan Zelensky.

Sebelum invasi Rusia berlangsung pada 24 Februari, Ukraina adalah salah satu pemasok gandum terbesar bagi Indonesia. Namun, gegra blokade di perairan Rusia dan Ukraina, pasokan gandum Ukraina via Laut Hitam terhenti hingga mengancam krisis pangan global.

Jokowi mengatakan dia berkomitmen mengatasi kenaikan harga dan kekurangan pangan serta energi sejak invasi Rusia berlangsung.

"Semua upaya harus dilakukan untuk memastikan Ukraina dapat melanjutkan ekspor makanan," katanya di Kyiv, menggarisbawahi perlunya jaminan keamanan untuk pengiriman makanan Ukraina, terutama melalui laut," katanya.

Sumber: CNNIndonesia

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama