5 Jenis Daun Ini Dapat Menurunkan Kadar Gula Darah, Selengkapnya


Sarjanakucing21 - Kadar gula darah tinggi? Berikut ini Beberapa daun yang dapat  menurunkan kadar gula darah. Beberapa daun terbukti menurunkan gula darah, mengacu penelitian. 

Melansir Healthline, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada 2030, diabetes akan menjadi pembunuh terbesar ketujuh di dunia. 


Diabetes adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah atau gula darah. Diabetes membutuhkan perawatan dan perhatian medis khusus. 

Kesalahan diagnosis atau kurangnya kesadaran tentang kondisi ini seringkali bisa menyebabkan konsekuensi serius, seperti obesitas, kerusakan ginjal, dan penyakit kardiovaskular. 


Diet memainkan peran penting dalam mengelola diabetes. Diet diabetes yang ideal harus merupakan campuran seimbang dari makanan berserat tinggi, karbohidrat kompleks, dan protein.



Ternyata, memasukkan sayuran hijau dan berdaun dalam diet Anda bisa melakukan keajaiban dalam menjaga bahkan menurunkan kadar gula darah. Menurut sebuah penelitian oleh University of Leicester beberapa tahun yang lalu, orang yang menambahkan lebih banyak sayuran berdaun hijau ke dalam makanan mereka, terbukti mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. 

Studi tersebut mengungkapkan, makan satu setengah porsi sayuran berdaun hijau per hari mengurangi risiko diabetes tipe 2 sebesar 14%. 

Berikut ini daun yang bisa menurunkan gula darah yang dilansir dari kontan.co.id:


Mengutip Healthline, bayam adalah sayuran non-tepung dan ramah diabetes yang sangat baik, yang bisa Anda tambahkan ke dalam makanan Anda. 

Bayam juga mengandung kuantum serat yang baik, yang mencegah lonjakan kadar gula darah. Bayam juga memiliki indeks glikemik yang sangat rendah. 

Tingginya konsentrasi polifenol dan vitamin C, keduanya memiliki sifat antioksidan, juga dipercaya berperan dalam mengatur kadar gula darah.  Bayam juga mengandung jumlah magnesium yang cukup, yang selanjutnya bisa mengurangi risiko diabetes.


Kale sering digambarkan sebagai "makanan super", dikemas dengan senyawa yang bisa membantu menurunkan kadar gula darah, termasuk serat dan antioksidan flavonoid.  

Dilansir dari Healthline, sebuah penelitian yang melibatkan 42 orang dewasa Jepang menunjukkan, mengonsumsi 7 atau 14 gram makanan yang mengandung kale dengan makanan berkarbohidrat tinggi secara signifikan menurunkan kadar gula darah setelah makan. 

Penelitian juga memperlihatkan, antioksidan flavonoid yang ditemukan dalam kale, termasuk quercetin dan kaempferol, memiliki efek penurun gula darah dan sensitivitas insulin yang kuat. 

Dikutip dari NDTV, salah satu obat diabetes yang bisa mengontrol dan menurunkan kadar gula darah adalah daun mangga. Daun mangga sarat dengan khasiat yang bisa membantu Anda mengelola diabetes.  Mengendalikan kadar gula darah juga dapat membantu Anda mencegah komplikasi diabetes. Nah, daun mangga bisa berkontribusi pada penurunan kadar gula darah. 

Berbagai penelitian juga menyoroti manfaat daun mangga dalam mengelola diabetes dengan menurunkan kadar gula darah. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan seberapa jauh daun mangga bermanfaat. "Ekstrak daun mangga (mangiferin) memiliki kemampuan untuk menghambat enzim alfa glukosidase, yang membantu mengurangi metabolisme karbohidrat di usus, dan karenanya menurunkan kadar glukosa darah," kata Dr. Mahesh DM, konsultan endokrinologi Rumahsakit Aster CMI, India.


Hanya, "Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui dosis yang tepat dari ekstrak daun," imbuh dia. Selain itu, daun mangga memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi insulin dan distribusi glukosa. Sehingga, bisa membantu menstabilkan kadar gula darah. 

Daun mangga juga sarat dengan pektin, vitamin C, dan serat. Bersama-sama, daun mangga bermanfaat untuk diabetes dan kolesterol.

4. Daun Banaba 

Banaba adalah pohon berukuran sedang. Daunnya telah digunakan untuk mengobati diabetes dalam pengobatan tradisional selama berabad-abad. 

Selain sifat anti-diabetes, daun banaba menawarkan manfaat kesehatan, seperti antioksidan, penurun kolesterol, dan efek anti-obesitas. Banaba, atau Lagerstroemia speciosa, adalah pohon asli Asia Tenggara tropis milik genus Lagerstroemia, juga dikenal sebagai Crape Myrtle. Pohon ini tersebar luas di India, Malaysia, dan Filipina, yang dikenal sebagai Jarul, Pride of India, atau Giant Crape Myrtle. 

Healthline menyebutkan, daun banaba mengandung lebih dari 40 senyawa bermanfaat, di mana asam corosolic dan asam ellagic menonjol. 

Meskipun daunnya menawarkan berbagai manfaat, kemampuannya untuk menurunkan kadar gula darah tampaknya paling manjur dan dicari. 

Efek antidiabetes adalah salah satu alasan mengapa daun banaba populer. Peneliti mengaitkan efek ini dengan beberapa senyawa, yaitu asam corosolic, ellagitannins, dan gallotannins. Asam corosolic menurunkan kadar gula darah dengan meningkatkan sensitivitas insulin, meningkatkan penyerapan glukosa, dan menghambat alpha-glucosidase, enzim yang membantu mencerna karbohidrat. 

Dalam satu penelitian pada 31 orang dewasa, mereka yang menerima kapsul yang mengandung 10 mg asam corosolic memiliki kadar gula darah yang lebih rendah selama 1-2 jam setelah melakukan tes toleransi glukosa oral.

5. Daun Pepaya 

Menurut Healthline, daun pepaya sering digunakan dalam pengobatan tradisional Meksiko sebagai terapi alami untuk mengobati diabetes dan meningkatkan kontrol gula darah. Studi pada tikus dengan diabetes telah menemukan ekstrak daun pepaya memiliki antioksidan kuat dan efek penurun gula darah. 

Hal ini dikaitkan dengan kemampuan daun pepaya untuk melindungi sel-sel penghasil insulin di pankreas dari kerusakan dan kematian dini. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa efek yang sama atau serupa dapat terjadi pada manusia. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah daun pepaya dapat digunakan untuk membantu mengelola kadar gula darah tinggi pada manusia.

Sumber: kontan.co.id

Silakan baca konten menarik lainnya dari sarjanakucing21.com di Google News

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama