Kekalahan Barca Saat Melawat Juventus

Kekalahan 0-3 oleh Juventus pada matchday pemungkas fase grup Liga Champions (9/12) bisa dibayar mahal oleh FC Barcelona. Sebab, Barca harus puas sebagai runner-up grup G. Artinya, Lionel Messi dan kawan-kawan bisa menghadapi club-club tangguh yang finis sebagai juara grup dalam babak 16 besar.

Seiring sudah tuntasnya fase grup Kamis (10/12), lawan Barca sudah bisa dipetakan. Juve dan Real Madrid (juara grup B) secara otomatis dicoret karena aturan 16 besar tidak bisa mempertemukan tim dari grup yang sama maupun dari liga/negara yang sama.

Bayern Muenchen yang finis sebagai juara grup A, kampiun Premier League Liverpool FC (juara grup D), dan Paris Saint-Germain (PSG) sebagai penguasa Ligue 1 yang finis sebagai juara grup H.

Barca juga bisa menghadapi mantan pelatih mereka kala memenangi dua gelar Liga Champions terakhir dan kini menangani Manchester City, Pep Guardiola (juara grup C). Dua lainnya adalah juara grup E Chelsea dan peringkat teratas grup F Borussia Dortmund.

Media-media Inggris juga “memanas-manasi” Barca seandainya menghadapi wakil Premier League. Lihat saja statistiknya. Pep, misalnya. Dia punya catatan fifty-fifty melawan club di awal karir kepelatihannya itu (2008″2012). Yaitu, 2 kali menang dan 2 kali kalah.

Head-to-head Barca dan Chelsea pun sama kuat dalam 14 kali pertemuan. Namun, pelatih Chelsea Frank Lampard punya rekor apik lantaran hanya kalah dua kali dari sepuluh pertemuan kala masih menjadi gelandang The Blues.